Training PPIC / Pelatihan (Production Planning and Inventory Control) – Production Planning and Inventory Control (PPIC) adalah salah satu elemen kunci dalam manajemen rantai pasokan yang bertujuan untuk memastikan kelancaran produksi dan ketersediaan bahan baku yang dibutuhkan tanpa menimbulkan kelebihan stok atau kekurangan persediaan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang perencanaan produksi dan pengendalian persediaan yang efektif, sehingga dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya operasional, dan memenuhi permintaan pasar tepat waktu. Traineed Indonesia menawarkan pelatihan PPIC untuk mempersiapkan peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengelola dan merencanakan produksi serta persediaan dengan lebih efektif.
Tujuan Training PPIC (Production Planning and Inventory Control)
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan peserta pemahaman yang komprehensif tentang konsep, metodologi, dan teknik dalam Production Planning and Inventory Control (PPIC) serta keterampilan untuk mengelola produksi dan persediaan yang dapat meningkatkan kinerja operasional perusahaan.
Manfaat Pelatihan
- Memahami dasar-dasar PPIC dan hubungannya dengan manajemen rantai pasokan.
- Meningkatkan kemampuan dalam merencanakan produksi dan pengendalian persediaan.
- Mampu mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan mengurangi biaya persediaan.
- Menyusun rencana produksi yang tepat dan efisien untuk memenuhi permintaan pasar.
- Meningkatkan kemampuan dalam memitigasi risiko kekurangan atau kelebihan stok.
Materi Training PPIC (Production Planning and Inventory Control)
1. PPIC Sebagai Keunggulan Komparatif Perusahaan Manufacturing
- World-Class Manufacturing & Integrated PPIC: Memahami konsep manufaktur kelas dunia dan bagaimana integrasi fungsi PPIC menjadi motor penggerak operasional.
- Peran Dan Tanggungjawab PPIC: Menyelami tugas utama, fungsi strategis, serta KPI (Key Performance Indicator) dari departemen PPIC.
- Strategi Produksi Berdasarkan Pemicu Permintaan (Demand-Driven Strategy): Mengkaji strategi penentuan produksi berdasarkan fluktuasi dan pola permintaan pasar.
- Job Order Production vs. Process Production: Analisis perbandingan karakteristik, tantangan, serta pengelolaan antara sistem produksi berdasarkan pesanan (job order) versus proses kontinyu (process production).
- Tantangan dalam PPIC pada Job Order: Mengatasi kompleksitas perencanaan dan pengendalian pada lingkungan manufaktur yang bersifat customized atau job order.
2. Scheduling Systems dan Aggregate Planning
- Aggregate Output Planning & Aggregate Capacity Planning: Perencanaan tingkat output dan kapasitas secara menyeluruh untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan dalam jangka menengah.
- Master Production Schedule & Rough-Cut Capacity Planning: Penyusunan Jadwal Induk Produksi (JIP/MPS) serta validasi kapasitas kasar (RCCP) untuk memastikan kelayakan jadwal.
- Material Requirements Planning & Detailed Capacity Plan: Perencanaan kebutuhan material secara terperinci berdasarkan MPS, disertai perencanaan kapasitas secara mendalam (CRP).
- Production Activity Planning & Control: Pengendalian dan perencanaan aktivitas lantai produksi secara menyeluruh.
3. Production Activity Planning and Control
- Tahapan Awal : BOM, Job Estimation, Work Routing: Mempersiapkan dokumen dan data dasar yang akurat untuk memulai proses produksi.
- Tahapan Activity Planning : Loading and Sequencing, Detailed Scheduling dan Expediting: Eksekusi perencanaan aktivitas mulai dari pembebanan, pengurutan, penjadwalan detail, hingga pengawalan proses (expediting).
4. BOM, Job Estimation, Work Routing
- Bill Of Material, Work Station Master File, Routing Files, Inventory Files: Pengelolaan master data manufaktur untuk memastikan keakuratan informasi struktur produk dan jalur proses kerja.
- Perhitungan Effective Production Rate, Effective Time Available, Effective Capacity per work station: Metodologi pengukuran kapasitas riil dan tingkat efisiensi di setiap stasiun kerja.
- Menghitung Production Time dan Capacity: Kalkulasi waktu siklus produksi dan ketersediaan kapasitas secara akurat.
- Material Availability Check dan Adjustment: Pemeriksaan ketersediaan material di gudang serta penyesuaian (adjustment) jadwal jika terjadi kekurangan.
- Lead Time Material dan Lead Time Production: Analisis waktu tunggu pengadaan material hingga durasi penyelesaian proses produksi.
5. Loading
- Tujuan dari Loading: Memahami esensi pembebanan kerja pada mesin atau pusat kerja agar beban terdistribusi optimal.
- Metode Infinite dan Finite Loading: Perbandingan penggunaan metode pembebanan tanpa batas kapasitas (infinite) versus pembebanan dengan mempertimbangkan kapasitas riil mesin (finite).
- Tools : Gantt Chart dan Job Loading Chart: Pemanfaatan alat visualisasi untuk memantau alokasi beban kerja dan jadwal proyek/produksi.
- Open Order vs Planned Order: Pengelolaan status pesanan yang sedang berjalan dibandingkan dengan rencana pesanan di masa depan.
- Lot dan Operating Splitting: Teknik pemecahan ukuran lot produksi atau operasi (splitting) untuk mempercepat waktu penyelesaian (lead time).
6. Sequencing
- Tujuan dari Sequencing: Menentukan urutan prioritas pengerjaan tugas di lantai produksi demi efisiensi optimal.
- Basic Rules 1: Penerapan aturan prioritas dasar seperti FCFS (First Come First Served), SPT (Shortest Processing Time), EDD (Earliest Due Date), LPT (Longest Processing Time), dan Least Slack.
- Basic Rules 2: Penggunaan aturan tambahan seperti Forward, Backward, serta metode Simple & Block.
- Perhitungan Sequencing: Evaluasi performa penjadwalan melalui metrik Total Completion Time, Average Flow Time, Average Jobs in System, dan Average Lateness.
- Perhitungan Critical Ratio Dan Slack Time: Analisis indikator prioritas kritis untuk mengukur tingkat ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan.
7. Inventory Control
- Inventory Management pada Job Order: Strategi spesifik dalam mengelola persediaan pada lingkungan kerja berbasis pesanan (job order).
- Tantangan dan Permasalahan Inventory pada Job Order: Mengidentifikasi kendala umum seperti material sisa, kelebihan stok, atau kekurangan komponen kritis.
- Klasifikasi Material berdasarkan tingkat kritis: Pengelompokan material untuk menentukan tingkat urgensi dan perhatian pengelolaannya.
- Material Criticality Mapping: Pemetaan material berdasarkan tingkat kekritisannya terhadap kelangsungan proses produksi.
- Strategy Aplikasif dalam pengelolaan inventory job order: Penerapan langkah taktis dan praktis di lapangan untuk mengontrol persediaan khusus job order.
8. Production Activity Control dan Monitoring
- Permasalahan umum yang sering dihadapi: Solusi atas kendala operasional seperti perubahan order mendadak, deviasi kemampuan produksi, hingga isu ketersediaan material dan sourcing.
- Area Control dan Monitoring: Pengendalian dan pemantauan metrik penting seperti Output Volume, Due Date, Actual Production Rate, Actual Machine Hours, Actual Material Usage, serta tingkat waste.
- Jenis-jenis Report yang dibutuhkan: Penyusunan laporan operasional mencakup Manufacturing Order Status, Work Station Performance, Output Volume, Critical Ratio, Capacity Actual, hingga Material Usage.
- Solusi Praktis Terhadap Kendaraan/Kendala Operasional: Langkah antisipatif dan pemecahan masalah cepat terhadap perubahan order, kekurangan kapasitas, serta kendala material.
Metode Training PPIC (Production Planning and Inventory Control)
- Presentasi Teori: Penyampaian konsep dan teori tentang PPIC dan teknik perencanaan produksi.
- Studi Kasus: Pembahasan studi kasus dari berbagai industri untuk menunjukkan penerapan PPIC.
- Praktik Simulasi: Latihan langsung dalam merencanakan dan mengendalikan produksi dan persediaan.
- Diskusi Kelompok: Kolaborasi antar peserta untuk memecahkan tantangan dalam perencanaan dan pengendalian persediaan.
- Evaluasi: Penilaian pemahaman peserta melalui kuis, diskusi, dan aplikasi dalam situasi nyata.
Sasaran Peserta
Pelatihan Training PPIC (Production Planning and Inventory Control) ini sangat cocok untuk:
- Manajer dan Supervisor Produksi
- Tim Perencanaan dan Pengendalian Persediaan (Inventory Control Team)
- Staf Operasional dan Logistik
- Profesional yang terlibat dalam pengelolaan rantai pasokan dan produksi
- Pihak yang ingin memperdalam keterampilan dalam perencanaan dan pengendalian produksi
Mengapa Memilih Pelatihan Ini?
Traineed Indonesia berkomitmen untuk memberikan pelatihan yang relevan dan aplikatif bagi peserta, dengan menggabungkan teori yang solid dan praktik nyata. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk merencanakan dan mengelola produksi dan persediaan secara lebih efektif dan efisien, yang berujung pada peningkatan produktivitas dan pengurangan biaya.
Dengan pendekatan yang terstruktur dan berbasis pada pemahaman yang mendalam, perusahaan Anda dapat mengurangi pemborosan, meminimalkan kelebihan atau kekurangan stok, dan memenuhi permintaan pasar tepat waktu.
Daftarkan tim Anda sekarang dan optimalkan perencanaan dan pengendalian produksi di perusahaan Anda melalui pelatihan PPIC!
Instruktur Training
Training PPIC ini disajikan dengan kurikulum yang telah disusun dengan sangat baik dan disampaikan oleh pengajar bersertifikat yang kompeten dan berpengalaman lebih dari 20 tahun yang merupakan praktisi di berbagai instansi dengan skill yang dipadukan dengan pendidikan yang tinggi, sebagai bekal memberikan pelatihan terbaik untuk anda, hubungi kami untuk mendapatkan profil lengkap instruktur yang akan mengajar pelatihan ini.
Instruktur Pelatihan Training
Instruktur berpengalaman lebih dari 25 tahun.
Metode Pelaksanaan
Pelatihan tatap muka intensif selama 2 Hari di berbagai kota Bekasi, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogya, Surabaya, Malang & Bali.
Fasilitas lengkap mencakup Training Kit eksklusif, Lunch, dan 2x Coffee Break per hari.
Sertifikat kelulusan tercetak (*Hardcopy*) dan bebas konsultasi lanjutan dengan Trainer Praktisi.
Sesi kelas interaktif via Zoom Meeting Premium. Dapat diakses dari kantor atau rumah.
Peserta berhak mendapatkan Softcopy Materi (PDF) dan E-Certificate resmi dari Traineed.
Tersedia Rekaman Kelas (Video) utuh yang dapat Anda tonton ulang kapan saja pasca-training.
Sangat direkomendasikan jika perusahaan Anda mengirimkan 5 orang peserta atau lebih. Jauh lebih hemat investasi.
Diskusi yang terbangun menjadi sangat rahasia (NDA) dan bisa langsung membedah masalah riil di gudang Anda.
Instruktur Ekslusif Bersama Praktisi
Senior Production & PPIC Master
Menyeimbangkan target produksi dengan realita lapangan adalah keahlian utama pakar manufaktur kami. Kelas ini menukik tajam pada presisi strategi PPIC dan langkah implementasi Lean untuk memangkas pemborosan (waste) di area produksi.
Kunci Seat Anda & Minta CV TrainerTelah Dipercaya Manufaktur & Logistik Nasional
Bergabunglah dengan ribuan perusahaan yang telah sukses mentransformasi SDM mereka bersama kami.
Apa Kata Alumni?
Pengalaman nyata dari profesional yang telah mengikuti Training PPIC (Production Planning and Inventory Control) kami.
"Materi Training sangat bagus dan bisa dibuka/dibaca setiap saat."
"Interaksi baik"
"Materi dan penyampaian sangat baik, trainer dan peserta bekerjasama dalam materi praktik"
"Baik dan mudah dipahami sangat detail untuk cara menghitungnya"
"Bahasa yang digunakan mudah dipahami dan Praktik sangat Detail"
"Trainer memberikan insight baru kepada saya tentang gambaran yang proper/baik. Terimakasih"
Pertanyaan Seputar Pelatihan
Status jadwal pelatihan yang tertera di website bersifat Fix Running untuk di Jakarta dan Bekasi dan Tentative (masih dalam pengumpulan kuota) untuk di luar Kota.
Kami sangat menyarankan Anda untuk menghubungi tim konsultan kami via WhatsApp guna mengecek status kuota terkini sebelum Anda melakukan *booking* tiket pesawat atau hotel.
Tentu saja. Kami sangat memahami prosedur approval anggaran di perusahaan Anda.
Silakan hubungi kami via WhatsApp sekarang, dan tim *Sales* kami akan langsung mengirimkan *file* Proposal Resmi (PDF) lengkap dengan rincian biaya, silabus, dan profil *trainer* dalam hitungan menit.
Sangat bisa! Jika Anda memilih metode Inhouse Training atau privat, seluruh silabus, studi kasus, hingga durasi akan didesain 100% mengikuti SOP dan masalah operasional di perusahaan Anda.
Sampaikan kendala yang Anda hadapi via WhatsApp, konsultan kami akan membuatkan draf silabus kasarnya (GRATIS) untuk Anda pelajari.
Ya, kami memiliki skema Corporate/Group Pricing yang jauh lebih hemat jika Anda mengirimkan minimal 3 orang peserta (Rombongan).
Silakan hubungi Admin kami untuk simulasi perhitungan diskon atau komparasi biaya dengan skema Inhouse Training.
Biaya investasi yang tertera di website belum termasuk PPN 11%.
Silakan lampirkan NPWP dan SPPKP perusahaan Anda saat melakukan pendaftaran kepada tim kami.

